Ketua Partai Politik Dan Calon Legislatif DPRD Gresik Mendeklarasikan Pemilu Damai, Sejuk, Adil, Dan Anti Hoax

GRESIK, suryaindonesianews.com
Lima Belas Partai Politik (Parpol), Peserta Pemilu, Gelar Deklarasi Damai Rangka Pemilu tahun 2019. Berjalan dengan Aman, Sejuk dan Anti Hoax Di Wilayah Kabupaten Gresik, di Ruang Mandala Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 245, Kembangan, Gresik, Jawa Timur, hari Kamis (11/10/2018).

Ada 5 (Lima) Butir Kesepakatan, yang harus disepakati oleh Parpol Peserta Pemilu 2019 mendatang. Antara lain Pemilu yang Jujur, Adil, Damai, Bermartabat dan Anti Hoax dalam melaksanakan Kampanye. Bahkan, tidak mengangkat Isu Sara maupun Provokatif, Menjaga Situasi Keamanan serta Ketertiban yang Kondusif Aman, Damai, Sejuk dan Sukses.

Selain itu, Parpol harus mampu menjaga Situasi Keamanan serta Ketertiban ditengah masyarakat dan harus siap menerima Hasil Perhitungan Suara yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam kegiatan tersebut, Lima Belas Ketua Parpol  Peserta Pemilu 2019 secara bersama-sama mengucapkan Kesepakatan pada Deklarasi Pemilu Damai dengan disertai Penanda tanganan Ikrar Kesepakatan Di hadapan Bupati, Wakil Bupati Gresik Kapolres Gresik, Dandim 0817/Gresik, Ketua KPUD Gresik dan Ketua Bawaslu Gresik. Serta para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik.

Hadir dalam acara tersebut Ketua serta Caleg dari Partai PKB, Partai Gerindra, Partai PDI-P, Partai Golkar, Partai Berkarya, Partai Hanura, Partai Garuda, Partai PAN, Partai PKS Partai Nasdem, Partai PPP, Partai Demokrat, Partai Perindo dan Partai PSI. Hadir pula Perwakilan dari Tim Sukses Paslon Capres Nomor Urut Satu dan Dua, kesemuanya dari Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si berpesan agar semua Pihak, baik Parpol maupun Komponen Masyarakat. Ikut terlibat langsung dalam membantu Keamanan dan Ketertiban masyarakat didaerahnya selama Pelaksanaan Pemilu. Salah satu caranya mengikuti Peraturan dan Perundang-undangan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan Panitia Penyelenggara. Baik dari KPUD Gresik dan Bawaslu Gresik.

“Ikuti semua aturan yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara Pemilu. Mari kita Bersama-sama untuk Menjaga Ketertiban tidak memasang APK di tempat-tempat yang dilarang, saling menjaga Kebersihan dan Ketertiban atau Keamanan dilingkungan. Sehingga, yang Jujur dan Adil seperti yang diharapkan Semua Pihak bisa terwujud,”tandas AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.S saat memberikan sambutan.

Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si dalam sambutannya berharap seluruh Parpol Peserta Pemilu 2019 yang terlibat dalam Deklarasi Damai Rangka Pemilu tahun 2019, untuk selalu Mentaati Aturan yang telah disepakati bersama.

“Mari kita semua bisa menjaga Lingkungan, saat Melakukan Kampanye. Bagi Parpol atau Caleg yang punya uang lebih, kami harapkan bisa menempatkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang sesuai ketentuan.Jangan menempel APK di Pohon, Tiang Listrik atau tempat yang dilarang,”ujarnya.

Ketua KPU Gresik, Ahmad Roni mengatakan bahwa Pemilu 2019 di Gresik diikuti oleh 15 Parpol. Dan ada 511 Bacaleg yang maju dalam kegiatan 5 tahunan itu yang terbagi dalam 8 Daerah Pemilihan di Kabupaten Gresik. “Sebanyak 911.809 Orang di Kabupaten Gresik, telah tercatat pada daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terbagi dalam 3.561 Tempat pemungutan suara (TPS),”ungkapnya.

“Kabupaten Gresik memiliki 50 Kursi Legislatif yang akan diperebutan dalam Pemilu Legislatif 2019. Dengan masa kampanye pada Pemilu kali ini sangat Panjang yaitu sejak 23 September 2018 sampai 13 April 2019 (7 Bulan). Untuk itu saya berharap agar anda para Bacaleg dan Parpol bisa mengatur Ritme Kampanye. Jangan sampai pada tahap akhir justru sepi kampanye,”imbaunya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik Maslukhin mengatakan Pemilu bukan sekedar Kegiatan Memilih dan Dipilih, tapi dengan Pemilu Masyarakat bisa ikut menjaga Kehormatan dan Martabat Negara Kesatuan RI. "Jangan sampai Pemilu dijadikan Ajang Pemecah Belah Anak Bangsa. Dengan Kampanye yanh saaling Fitnah, menebar Berita Bohong (Hoax) dan Hasutan-hasutan Kebencian,"katanya.

Dalam deklarasi damai ini diharapkan bisa dilaksanakan secara berjenjang di masing-masing Kecamatan dan Desa-desa. "Semakin banyak kegiatan deklarasi damai semakin tersebar pula kewaspadaan masyarakat untuk menjaga diri dan mensukseskan pemilu secara bermartabat,"imbuh Maslukhin. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar