Polda Jatim Meringkus Komplotan Pencurian Spesialis Nasabah Bank

SURABAYA, suryaindonesianews com
Subdit III Unit Premanisme Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus Komplotan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) Spesialis Nasabah Bank di Tiga Provinsi. Para Pencuri berhasil menggondol Uang Nasabah Ratusan Juta di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Serta ditangkap di Tiga Lokasi berbeda, yang digelar hari Rabu (29/08/2018), pukul 11.30 WIB.

Aksi Komplotan Pencuri Uang Nasabah Bank ini berhasil dilacak Polisi, setelah Aksi Pencurian dengan cara Pecah Kaca Mobil di depan Rumah Makan Sakinah Bangilan Pasuruan. Dari Peristiwa ini, Polisi mengumpulkan beberapa petunjuk dan Barang Bukti, hingga akhirnya diketahui Indentitas Komplotan Pencurian Nasabah Bank Antar Provinsi.

Empat tersangka yaitu Munir Alias Prasojo (45 Th) Warga Desa Krangjeruk Jatirejo Mojokerto, Firnansyah Alias Jack (41 Th), Warga Desa Gedangan Pasuruan, Hermawan Djunaidi Alias Iwan (45 Th), Warga Perum Magersari Permai Sidoarjo, Andik DPO. Ketiganya ditangkap di tiga Lokasi berbeda yaitu Mojokerto, Buduran Sidoarjo dan Sememi Benowo Surabaya.

Wadir Reskrimum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra, SIK mengatakan, Para Pelaku dalam menjalankan Aksinya, tergolong Cukup Rapi dan Terkoordinir. Keempat Pelaku, punya peran masing-masing. "Dua Orang sebagai Eksekutor, dan Dua Orang Memonitor didalam Bank (Melihat dan Ikut Mengantri). Siapa yang akan menjadi korbannya,"jelasnya.

Komplotan ini tidak hanya melakukan di Kota Pasuruan tahun 2018 kerugian sebesar Rp. 74 Juta, di Kota Bojonegoro tahun 2016 kerugian sebesar Rp. 30 Juta, di Kota Babat Lamongan tahun 2017 kerugian sebesar Rp. 80 Juta, di Kota Lamongan tahun 2016 kerugian sebesar Rp. 100 Juta, di Kota Solo (Jawa Tengah) tahun 2018 kerugian sebesar Rp. 80 Juta dan di Kota Indramayu (Jawa Barat) tahun 2017 kerugian sebesar Rp. 350 Juta. Dari catatan Kepolisian, Para Pelaku telah menjalankan Aksinya di Enam tempat (TKP). Semua Aksi itu dilakukan dengan cara memecah Kaca Mobil dan membawa kabur Uang Korbannya.

Modus Operandi Pelaku melakukan Kejahatannya berjumlah 4 Orang dan memiliki tugas masing-masing. Dua Orang Pelaku (Hermawan dan Firmansyah), mengawasi Nasabah dalam Bank. Setelah dirasa ada Nasabah yang berpeluang untuk dijadikan Sasaran, maka Keduanya memberikan Informasi kepada Dua Pelaku lainnya diluar. "Inilah korbannya, ciri- cirinya seperti ini, Perempuan atau Laki- Laki, Menggunakan Baju ini, Menggunakan Kendaraan apa. Hal tersebut diinformasikan kepada temannya yang berada di luar Bank,"tambah AKBP Juda Nusa Putra, SIK.

Korban kemudian diikuti, ketika berada di Trafick Light atau korban sedang berhenti di suatu tempat, Dua Pelaku bertindak sebagai Eksekutor (Munir dan Andik DPO), langsung mendekati Mobil Korban lalu memecahkan kaca dengan menggunakan Obeng dan mengambil uang. "Kalau korban tidak berhenti, mereka menggunakan Paku Payung, mengempeskan ban, sampai dia berhenti, baru dia mecahin kaca,"ungkapnya.

"Kami Imbau bagi seluruh masyarakat Jawa Timur yang mengambil yang di bank, terutama dalam jumlah banyak untuk bisa menggunakan pengawalan polisi. Hal itu untuk mengantisipasi tindak kriminal yang masih banyak terjadi di berbagai daerah,"kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Rabu (29/08/2018)

Dalam penangkapan ini, Polisi menyita Barang Bukti berupa Tiga Tas Pinggang, Tiga Dompet, Tiga Kartu Identitas Pelaku, Satu Buku Tabungan Bank BCA, Satu Buku Tabungan Bank BRI Simpedes, Satu Buku Tabungan Bank Mandiri, Dua Kartu ATM, Helm dan Perlengkapan Kejahatan seperti Pisau Komando, Obeng, Tang, Paku dan Jarum.

Tak hanya itu, polisi juga menyita Satu Sepeda Motor Honda Mega Pro Warna Hitam dan Dua Sepeda Motor Yamaha Mio Warna Merah yang digunakan untuk Sarana Kejahatan.

"Para pelaku ini dijerat Pasal 363 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana), orang yang melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) diancam dengan Pidana Penjara paling lama 7 Tahun". (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar