Kabupaten Tambrauw Lirik PAD Lewat Pariwisata

SORONG - suryaindonews.com
 Untuk mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah dari pajak dan restribusi, Pemkab Kabupaten Tambrauw akan mengenjot sektor Pariwisata yang ada di Kabupaten Tambrauw. Hal ini disampaikan Bupati Kabupaten Tambrauw Gabriel Asem, SE, Msi kepada wartawan di kediamannya minggu (10/6).

Dijelaskan Bupati saat ini Kabupaten Tambrauw mempunyai 2 klaster Parawisata meliputi kalsater Sausapor dan sekitarnya (Adventure) dan Klaster Kebar juga sekitarnya (Pegunungan).

Dari 2 kalsater tersebut Bupati mengatakan daerah Sausapor dan sekitarnya memiliki sejumlah spot diantaranya Pulau Dua dengan taman laut yang menjanjikan, peninggalan perang dunia kedua di Werur, Pantai Jamursbamedi dengan Penyu belimbingnya, serta tempat bermain burung di kali jodoh.

Sementara klaster Kebar dan sekitarnya lanjut Bupati, memiliki spot diantaranya Bukit Teletabies, Permandian Air Panas, Air Terjun Tingkat Miyah, Arum Jeram sungai Kamundan, Hutan Arboretum, tempat pengamatan burung, tempat pengamatan burung di Abogiar dan Negeri di atas Awan.

Sesuai kesepakatan pada tangga 18 Juli 2018 mendatang, Tim dari Kementerian Parawisata akan meninjau spot-spot wisata tersebut, yang ada di Kabupaten Tambrauw"tutur Bupati.

Bupati menjelaskan kedepannya sektor Pariwisata akan menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam menggenjot PAD. Kehadiran Tambrauw untuk melengkapi kekurangan raja ampat, karena Raja Ampat sendiri dalam sektor Pariwisata hanya mengandalkan Underwater sementara Kabupaten Tambrauw memiliki wisata adventure dan pegunungan.

Namun hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Tambrauw masih memiliki kendala dalam mendatangkan wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara dikarenakan beberapa infrastruktur masih tahap penyelesaian. "Kalau untuk kesana, kita Kabupaten Tambrauw sudah memiliki 3 akses utama yaitu jalur darat, laut dan udara. Namun, semua masih dalam tahap penyelesaian," jelasnya.(S.SIN)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar