Jelang Ramadhan, Polres Gresik Musnahkan Ribuan Botol Miras


GRESIK suryaindonesianews.com
Sebanyak 2387 botol Minuman Keras (Miras) Ilegal tersebut merupakan hasil tangkapan Jajaran Polres Gresik dalam Razia Mandiri Kewilayahan, kembali
dimusnahkan Kepolisian Resort Gresik, Jumat (11/05/2018).

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro, SH, SIK, M.Si mengatakan Pemusnahan Miras tersebut sebagai bukti tidak ada lagi Ruang Minuman Beralkohol di Kabupaten Gresik.

“Saya bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat, telah sepakat untuk terus melakukan Razia Miras apapun bentuknya hingga mereka Para Penjual Miras Bangkrut karena Mirasnya kita terus Razia dan Musnahkan,"kata Kapolres AKBP Wahyu S. Bintoro, SH, SIK, M.Si, disela sela Pemusnahan Miras di halaman Mapolres Gresik, Jalan Basuki Rahmat No.22, Bedilan, Gresik, Jawa Timur.

Kapolres Kapolres AKBP Wahyu S. Bintoro, SH, SIK, M.Si, menerangkan, pemusnahan Barang Bukti Miras ini hasil operasi yang dilakukan Polres dan Jajaran selama 10 hari. Polres Gresik dalam Pengamanan Miras tersebut juga berhasil mengaman 2 tersangka, yakni berinisial IM (40 thn), dan TW (41 thn). "Ini sebagai Wujud Komitmen kami memberantas Miras di Kabupaten Gresik. Ada 158 Kasus dalam Pengamanan Miras, Penjual 88 Kasus, 70 orang pambuk, dan Proses Sidik,"jelasnya.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan Ratusan Botol Barang Bukti Miras seperti Bir Bintang 212 Botol, Vodka 509 Botol, Bir Hitam 108 Botol, Bir Putih 20 Botol, Paloma 59 Botol, Wisky 38 Botol, Kolesom 31 Botol, Ice Land 10 Botol, Taps 4 Botol, Mension House 4 Botol, Topi Miring 3 Botol, Post 1 Botol, Gilbys 3 Botol, Baline 61 Kaleng, Diablo 6 Kaleng, Oplosan 3 Botol, Tuak 61 Botol + 3 Drigen + 2 Drum, Arak 1254 Botol dan Miras hasil ungkap Satpol PP Gresik 286 Botol.

Menurut mantan Kapolres Bojonegoro ini, Miras kalau dilihat secara fisik sepele seperti bir bintang yang berada di warung kopi. Tapi, kalau setelah dikonsumsi atau diminum bahayanya sangat besar, terlebih kalau sudah dioplos.

"Setelah 50 orang korban Miras Oplosan meninggal di Jawa Barat, Polda Jatim dan Jajaran akhirnya semua bergerak. Sehingga, terus digelorakan Operasi Miras besar-besaran hingga Desa-Desa. Hasilnya, saat ini terus berkurang,"sambungnya.

Perang terhadap Miras ini, lanjutnya, merupakan Imbauan Wakapolri. Makanya, Wakapolri mengingatkan, kalau di Wilayah Polres ada yang meninggal akibat meminum Miras, maka Kapolresnya dicopot. Ditambahkan Kapolres Gresik, para pelaku baik Pemproduksi, Pengedar maupun Peminum dikenakan Sanksi.

Sementara Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH.Mansoer Shodiq menyatakan, akibat Miras Kplosan banyak masyarakat meninggal.
"Untuk itu miras harus diperangi bersama," katanya.

KH.Mansoer Shodiq
mengaku bersyukur dan bangga. Sebab, Kapolres dan Kadis Pol. PP klop (satu suara) dalam pemberantasan Miras dan Narkoba.

"MUI bertugas melakukan Pembinaan. Sementara bagian Eksekusi adalah Petugas Keamanan,"jelasnya.

"Mari Jelang memasuki Bulan Ramadhan Pemberantasa Miras lebih digalakkan," pungkasnya.

Seperti yang termaktub dalam pasal 204 ayat 2 KUHP disebutkan seseorang yang menjual sesuatu yang sifatnya berbahaya dan menyebabkan kematian akan dihukum penjara hingga 20 Tahun. "Pelaku juga dikenakan Jeratan pasal yaitu, Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012, dengan Sanksi maksimal 15 Tahun penjara," pungkasnya.

Hadir dalam Kegiatan Pemusnahan Miras tersebut Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si, Ketua MUI KH. Mansoer Shodiq, Sekda Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadi, MM, Kadis Pol PP Achmad Nuruddin, Kepala Diskop UKM dan Perindag Ir.Agus Budiono, MM, Danramil Gresik Kota dan Kapolsek Jajaran. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar