LLAJ Prov Papua Barat Segera Tertibkan Izin Trayek

Kepala Bidang LLAJ Prov Papua Barat,
Agus Sumarwoto, SH.
Sorong - suryaindonesianews.com
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Prov. Papua Barat, Agus Sumarwoto, SH. Ketika dikonfirmasi wartawan dalam kegiatan Rapat Kordinasi Teknis Perhubungan se Papua Barat kamis, 5 april 2018 bertempat di Belagri Hotel Kota Sorong mengatakan, program kerja dari pihaknya dalam hal ini Dinas Perhubungan Prov Papua Barat telah menjalankan Program yakni penertiban Trayek Angkutan Kota/Kabupaten yang berada di Prov Papua barat dan khusunya Kota Sorong, Izin trayeknya akan ditertibkan serta operasionalnya kita akan jalankan, untuk Ful Bisnya telah kita bangun yang bertempat di kilo meter 10, hanya ada kendala sedikit yaitu jalan masuknya ada kios jadi kita harus bebaskan disitu mudah2an akhir tahun ini akan selesai dan rampung serta akan diresmikan, sudah bisa menampung dan difungsikan serta launchingnya nanti pengaturannya dari Walikota dan Dinas Perhubungan Kota Sorong,"Terangnya.

Lanjut Kabid LLAJ Prov Papua Barat ini menyampaikan, untuk angkutan kota aturan regulasinya sementara kita buat tidak lama lagi akan terbit penertiban angkutan kota yakni izin trayek, diharapkan bagi para pengemudi dan pemilik kendaraan untuk membuat badan hukum atau koperasi sebagai dasar guna membuat atau mendapatkan izin trayek,

 dan untuk angkutan online  sementara ini belum beroprasi karena menunggu ditata dulu dalam penertiban trayek.

Foto Bersama :
Kaper/Wil/Korlip Media Online
suryaindonesianews.com
& Kepala Bidang LLAJ
Prov Papua Barat

Itu semuanya harus dilaksanakan karena itu instruksi dari atasan jadi tetap kita akan laksanakan, menurutnya sementara angkutan kota yang jalan ini belum resmi dan mungkin adanya berupa istilah izin isidentil yg baru kita izinkan baru Bis Damri dan Bis BRT dan nanti akan ditertibkan keseluruhannya, kita juga membangun terminalnya terseok seok nanti ada di kilo meter 12 kita akan bangun disitu kemarin kita akan  lanjutkan pembangunan terminalnya namun karena keterlambatan lelang akhirnya batal, terkait angkutan online nantinya untuk mobil yang menerbitkan izinnya dari Provinsi sedangkan untuk sepeda motor izinnya dari Kabupaten/Kota, pada intinya kita akan berkordinasi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten guna mensosialisasikan ini juga dengan pengemudi pengemudi angkot agar tidak berbenturan dengan masalah kepentingan, kita akan berupaya untuk tidak lanjut dengan sesuatu yang baik berdialog bersama dengan baik untuk mendapatkan hasil yg terbaik, Harapan kami sebagai Pemerintah kita tetap akan berkordinasi antara Pemerintah pelaku usaha angkutan umum agar kita dapat bekerjasama saling menghargai supaya angkutan tertata dengan baik serta tidak ada yang dirugikan, kita sebagai Pemerintah menyiapkan regulasinya dan pelaku usaha menyediakan kendaraanya yang layak jalan memberikan pelayanan serta kenyamanan terhadap penumpang dan aspek keselamatan," Jelasnya.S.SIN

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar