BPS Kabupaten Gresik Melaksanakan Kegiatan Penyusunan Disagregasi PMTB 2018

GRESIK, suryaindonesianews.com
Sejalan dengan Prioritas Pembangunan tahun 2018, yakni Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata dengan Program Prioritasnya yakni “Perbaikan Iklim Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja”, dibutuhkan data investasi atau Pembentukan Modal tetap Bruto (PMTB) yang telah didisagregasi menurut Institusi dan Lapangan Usaha.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Gresik melaksanakan kegiatan Penyusunan Disagregasi PMTB yang dihadiri berbagai instansi yang berlangsung di Hotel Pesonna, Gresik, Rabu (11/04/2018) yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim. M.Si

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Gresik Ir. Endang Sulastri
mengatakan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan akan menghasilkan Data Rinci Penambahan dan Pengurangan Barang Modal menurut Asset Tetap, Sector Institusi dan Lapangan Usaha sebagai Dasar Perumusan berbagai Kebijakan dan Analisis Investasi secara Makro maupun Mikro.

“Selain itu, hasil dari Survey Penyusunan Disagregasi PMTB 2018 ini juga dapat digunakan sebagai Sumber Data dalam penyusunan stok capital yang akan dilaksanakan pada tahun 2019,”kata Endang Sulastri.

Masih menurut Kepala BPS Gresik Ir. Endang Sulastri, investasi merupakan salah satu Pendorong Ekonomi di Kabupaten Gresik. Pertumbuhan PMTB di Kabupaten Gresik terus meningkat sejak Tahun 2011. Pada tahun 2016 Proporsi PMTB Bangunan sebesar 88,29 Persen dan PMTB non Bangunan sebesar 11,71 Persen.

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si mengatakan bahwa PMTB dan kebutuhan Data Investasi yang rinci sangat diperlukan bagi Pemerintah sebagai pengambil kebijakan dalam Bidang Ekonomi khususnya Investasi sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomidi Kabupaten Gresik.

Pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat di Kabupaten Gresik saat ini, menurut Wabup adalah karena mudahnya para investor melakukan investasi di Kabupaten Gresik. Sehingga iklim investasi yang semakin tingga, berpengaruh pada Kesejahteraan Masyarakat dan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Signifikan.

“Melalui Pembangunan sejumlah insfrastruktur merupakan upaya pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Gresik,”ujar Wabup.


Sebab itu, lanjut Wabup, penyampaian Data yang Akurat sangatlah diperlukan guna mendukung pelaksanaan PMTB saat ini. “Kami ingatkan kepada Para Pengusaha maupun instansi terkait untuk menyampaikan Data secara Valid dan Obyektif, agar pelaksanaan PMTB dapat berjalan sesuai dengan semestinya,” imbuh Wabup Moh. Qosim. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar