Kemenhub RI Bersama Polri Gelar Pembuatan SIM A Umum Bersubsidi

SURABAYA, suryaindonesianews.com
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bersama Kepolisian menggelar pembuatan SIM A Umum secara kolektif di Satpas Colombo Polrestabes Surabaya Jawa Timur. Hal tersebut sebagai upaya Regulator mendorong para pengemudi angkutan umum untuk memenuhi persyaratan.

Di Kota Surabaya ini kami sediakan 200 SIM A Umum bersubsidi untuk Pengemudi Taksi baik dalam Jaringan/Daring maupun Konvensional. Pembuat Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum bersubsidi di Satpas Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya, Jalan Ikan Krapu No. 2-4, Surabaya, Jawa Timur,  hari Selasa (27/02/2018).

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Ir Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya di Surabaya, Selasa, mengatakan, ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya pemberian Subsidi Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum bagi para Pengemudi Taksi Daring atau Online dan Konvensional.

Budi Karya Sumadi juga memantau Proses Uji Simulator pemohon SIM di Ruang Uji Simulator Satpas Colombo Surabaya.

Kegiatan kunjungan ini untuk memantau Regulasi Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum bagi para Pengemudi Taksi Daring atau Online dan Konvensional disambut Kapolrestabea Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, SH, MH.

Budi Karya Sumadi menilai bantuan tersebut untuk mempermudah bagi para Sopir Taksi Daring dan Konvensional dalam memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan berlaku dalam hal ini Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang, dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. "Cukup membayar Rp.100.000,- sudah bisa mendapatkan SIM A Umum. Kami ingin semua Sopir Taksi mempunyai SIM A Umum dengan kemudahan,"jelasnya.


Menhub RI, Ir. Budi Karya Sumadi menambahkan hal itu merupakan Kolaborasi yang baik antara Kemenhub RI dan Polri. Serta didukung oleh Subsidi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Diharapkan di Seluruh Daerah bisa dilaksanakan. Selain di Jakarta dan Surabaya, Budi Karya Sumadi mengatakan Program Subsidi SIM A Umum kolektif mendapat harga yang lebih terjangkau, akan berlanjut di daerah lain, seperti Bandung dan Yogyakarta.

"Kemarin sudah dilaksankan di Jakarta sekitar 600  Pengemudi, kemudian Surabaya, yang pasti hari Sabtu kami ke Bandung, bersamaan dengan itu Pejabat Eselon 1 lain bisa ke Yogyakarta, Semarang, Medan, Makassar dan Pekanbaru,"katanya.

Budi Karya Sumadi mengungkapkan, besaran Pendapatan Negara bukan Pajak (PNBP), untuk SIM A Umum senilai Rp.225.000,-. Subsidi diberikan senilai Rp.125.000,- per orangnya, sehingga setiap pengemudinya dikenakan biaya Rp.100.000,-

Budi Karya Sumadi, menjelaskan Pihaknya akan menyelenggarakan Uji KIR Gratis. "Harapannya bisa berjalan dengan baik, dan setelah SIM Umum ini kita juga akan memberikan Uji KIR Gratis,"katanya.

Dalam kesempatan sama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT, menyebutkan dari 200 Pengemudi Taksi, 160 di antaranya Taksi Daring dari 40 taksi Konvenaional. "Kita diberi Target oleh Kemenhub hari ini 200 Pengemudi sampai saat ini sudah terpenuhi,"katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, menambahkan sebanyak 2.418 Pengemudi Taksi Daring sudah mengantongi Izin Prinsip dan 147 Pengemudi Taksi Daring di antaranya sudah mendapat Izin Operasional. Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT, akan kembali mengusulkan untuk mendapatkan 4.445 Kuota SIM A Umum bagi Pengemudi Taksi Daring dan Konvensional. "Kami mengajukan, selanjutnya masih menunggu, rencananya juga akan ada Uji KIR Gratis, artinya biaya ditanggung Kemenhub RI,"katanya.

Wahid Wahyudi, mengatakan apabila tidak disubsidi, pembuatan SIM A Umum Rp. 225.000 dan Uji KIR Rp. 95.000. "Pemerintah membantu untuk memenuhi hal-hal yang kira memberatkan bagi Pengemudi,"katanya. (Sam)

video :
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar