DPRD Gresik Akan Belajar Potensi PAD Pariwisata Ke Bandung

GRESIK, suryaindonesianews.com
Semakin banyaknya tempat-tempat Wisata Lokal di Kabupaten Gresik seharusnya bisa memacu Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Retribusi Pajak dan lain-lain.

Ir. H. Abdul Hamid, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik dalam Jumpa Pers, hari Rabu sore (31/01/2018) menyampaikan akan ada Study Banding yang akan dilakukan oleh Komisi II terkait menggali Potensi PAD ke Bandung Jawa Barat pada bulan Maret mendatang.

“Salah satu Agenda Kegiatan DPRD Gresik adalah Kunjungan Kerja Luar Daerah (KKLD) yang rencananya tujuannya ke Bandung bulan Maret mendatang. KKLD ke Bandung nantinya diharapkan bisa belajar Menggali Potensi pendapatan yang ada, yang bisa diadopsi untuk mendongkrak PAD kabupaten Gresik,"kata Abdul Hamid.

Bandung yang saat ini menjadi Icon bagi Para Pecinta Wisata Domistik maupun Asing, sangat menarik dimana dari sisi Wisata Bandung memiliki berbagai tujuan wisata yang bisa dikelola dengan baik. Kota Bandung juga menjadi Trade Mark bagi Pecinta Trend Fashion. Sehingga hal itu bisa berjalan beriringan untuk bisa mendongkrak Perekonomian Lokal dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak dan Retribusi.

Kunjungan Kerja Luar Daerah (KKLD) ke Bandung ini rencananya akan bersinergi bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dalam Rangka Menggali dan Meningkatkan Potensi Daerah. Kabupaten Gresik selama ini mempunyai Potensi yang sangat besar dibidang Pariwisata, Industry Kecil dan UMKM. Namun belum bisa optimal karena belum tersentuh dengan baik oleh Tangan Pemerintah.
Sholihuddin, SH, MH Ketua Komisi II DPRD Gresik

Sementara Ketua Komisi  II, Sholihuddin, SH, MH, menyatakan, perlunya kerjasama yang saling mendukung dengan adanya sinergitas antara DPRD dengan Wartawan dalam melakukan kunjungan Study Banding ke Kota Bandung.

“Study banding ini memang diperlukan sebagai acuan arah kebijakan dalam mengelola PAD sehingga bisa maksimal. Saya dan teman-teman Komisi 2 sangat Apresiatif dengan kepedulian teman-teman KWG yang turut serta memikirkan Perkembangan Kabupaten Gresik,”kata Sholihuddin.

Sholihuddin, SH, MH
menambahkan, agar Study Banding nanti bisa maksimal dia akan mengajak serta OPD mitra Komisi II di Pemkab Gresik, yaitu Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).


” Nanti OPD terkait akan kami ajak untuk ikut, sehingga setelah kami Study Banding bisa ditindak lanjuti hasilnya. Karena PAD Kabupaten Gresik dalam beberapa tahun ini Cenderung Merosot, sehingga berdampak terhadap pengurangan sejumlah Program dan Defisitnya Anggaran,”ujar Politikus PKB ini.

Mempelajari Tata Kelola Pariwisata disana sangatlah penting, sehingga dapat menyumbangkan PAD yang Signifikan sebagai Modal Pembangunan. Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini memang belum menggarapnya secara maksimal. Baik itu hal Pengelolaan Obyek Wisata dari Segi Pengalokasian Anggarannya maupun Trik Pemasaran dalam menarik Wisatawan.(Adv/Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar