Bupati Sambari Bentuk Tim 7 Peningkatan PAD 2018

GRESIK, suryaindonesianews.com
Sebagai usaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati Gresik, Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si membentuk Tim 7 yang akan bertugas menggenjot Perolehan Bupati Gresik Bentuk Tim 7 Percepatan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2018.

Tim 7 Percepatan  Peningkatan PAD, melibatkan 7 organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPPKAD), Bapelitbangda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Satpol PP, Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono, SH, S.Sos, MM, usai menghadap Bupati Sambari mengatakan, Tim ini dibagi dalam 4 Kelompok dan bekerja pada 4 Eks Wilayah Kerja Pembantu Bupati.

“Mereka ditugasi untuk melakukan kunjungan ke beberapa Perusahaan guna memberikan Pembinaan, Pengawasan dan Penindakan pada perusahaan yang ada pada Empat Wilayah masing-masing di Wilayah Kerja Gresik, Cerme, Driyorejo dan Sidayu,”ujar Suyono di Kantornya Rabu (14/02/2018).

Menurut Suyono, intinya Kunjungan Tim 7 Percepatan Peningkatan PAD ke Perusahaan untuk Verifikasi Perijinan yang ada pada Perusahaan. “Intinya seluruh Izin akan diperiksa sesuai keadaan perusahaan tersebut,” ucap Suyono.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Drs. Mulyanto, MM
adapun beberapa Tempat Usaha yang bakal dikunjungi Tim 7 Percepatan Peningkatan PAD 2018 yaitu Industri, Pengembang Perumahan, Klinik Kesehatan, Pertokoan Modern, Restaurant, dan seluruh perusahaan yang punya keharusan untuk melengkapi perijinan pada Pemerintah Kabupaten Gresik.

Drs.Mulyanto, MM menambahkan ada 84 Jenis Perijinan yang selama ini dikeluarkan oleh Pemkab Gresik melalui kantornya. “Para kelompok Tim 7 ini dalam seminggu masing-masing akan mengadakan tugas sebanyak 3 Kali dan sekali tugas akan mengunjungi 2 Perusahaan. Kalau seminggu seluruh tim akan bisa mengunjungi 24 Perusahaan. Berarti selama satu bulan bisa mengadakan kunjungan kepada 96 Perusahaan,” paparnya.

Mulyanto menyatakan optimis, Tim 7 ini akan mampu mendongkrak PAD 2018 menjadi Rp. 600 Milliar dari Total PAD tahun 2017 yang hanya sebesar Rp. 200 Milliar.

“Banyak yang bisa ditingkatkan pendapatannya misalnya saja Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Ijin mendirikan Bangunan (IMB),”tandas Drs.Mulyanto, MM.(Sp)           
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar