Jelang Pilkada Serentak 2018, Polres Gresik Gelar Ops Cipta Kondisi

GRESIK, suryaindonesianews.com
Jelang pemilu Serentak Antisipasi Kerawananan Gangguan Kamtibmas dan tindak kejahatan di Wilayah Hukum Polres Gresik, rutin melakukan Operasi Cipta Kondisi, Malam Minggu (28/01/2018), sekitar Pukul 24.00 wib  yang digelar Di Halaman Apotek Kimia Farma, Jl.R.A. Kartini Gresik

Dalam rangka menekan Gangguan Kamtibmas yang terjadi diwilayah Hukum Polres Gresik, sekaligus mengantisipasi angka Pelanggaran Lalu Lintas sehingga diharapkan kepada masyarakat dan pengguna kendaraan bermotor untuk dapat mentaati segala bentuk Peraturan Lalu Lintas dan yang terpenting adalah bawalah surat-surat kendaraan dan kelengkapan lainnya saat berkendara.

Pelaksanaan Operasi  Cipta Kondisi Jelang Pilkada Serentak 2018, Dipimpin oleh Kabag. Ops Polres Gresik Kompol Harna, SH,  serta melibatkan 30 Personil anggota Polisi terdiri dari Kapolsek Kawasan, Kapolsek Gresik Kota, anggota Lantas, anggota Sabhara, anggota intel dan anggota Satreskrim

Satu-persatu Polisi menggeledah isi muatan kendaraan yang terjaring pada Razia ini. Termasuk isi tas yang dikenakan oleh pengendara kendaraan.

Bukan hanya razia kelengkapan surat-surat kendaraan, penggeledahan ini dilakukan untuk memeriksa adanya berang-barang terlarang seperti Narkoba, Minuman Keras, Senjata Tajam, dan Senjata Api.

“Sasaran Razia kali ini adalah Kendaraan Roda Dua dan Mobil Box yang dikhawatirkan membawa Benda-Benda yang Berbahaya. Mengenai Kendaraan Roda Dua kita lihat apakah dia membawa surat-surat seperti SIM atau tidak,”ujar Kompol Harna.

Kabag. Ops Polres Gresik Kompol Harna, SH mengatakan Operasi Cipta Kondisi ini dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk Kerawanan Teror yang sangat dimungkinkan terjadi. Operasi ini juga mengantisipasi masuknya Bahan Peledak, Miras, Senjata Tajam, Senpi dan juga Narkoba menjelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Dijelaskan Kabag. Ops Polres Gresik, Kompol Harna, SH, bahwa Operasi Cipta Kondisi  digelar Polres Gresik untuk menciptakan Kondusifitas bagi warga di Wilayah Kabupaten Gresik. Namun demikian tidak ditemukan adanya pengendara yang membawa benda-benda seperti Narkoba, Minuman Keras, Senjata Tajam dan senjata api.

Dalam operasi yang berlangsung, Polisi menindak 30 pengendara yang tidak dapat menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraannya. Namun bagi pengendara yang tidak memakai helm, Polisi masih memberikan keringanan untuk mengambilnya di rumah masing-masing.

“Ada Lima sepeda motor yang ditilang, karena tidak  bisa menunjukan STNK dan SIM. Kalau yang hanya tidak menggunakan helm kita suruh untuk mengambil di rumahnya, bersifat Prefentif, karena masih bisa ditoleransi. Sementara, yang diberikan Surat Tanda Penerimaan (STP) karena surat-suratnya tertinggal di rumah ada 5 sepeda motor,”ucapnya.


Lebih lanjut dikatakanya, banyaknya masyarakat yang kena tilang dikarenakan kesadaran masyarakat untuk patuh dan tertib lalu lintas terbilang masih rendah.

“Kesadaran akan berlalu lintas masyarakat masih kurang ini terlihat masih banyaknya yang kena tilang, akan tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyadarkan masyarakat dengan bersosialisasi tertib lalu lintas,”ujarnya. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar