Persatuan Jurnalis Indonesia Gelar Syukuran HUT Ke-19, Sederhana Dan Semarak

Surabaya, Surya Indo
Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) merayakan ulang tahunnya ke-19 bertepatan dengan peringatan Hari Ibu Ke-89, digelar dengan sederhana namun Khidmat dan penuh keakraban di Gedung BK3S (Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial) Converntion Center, Jalan Raya Tenggilis Surabaya, Jum'at malam (22/12/2017).

Hadir dalam acara HUT PJI Pejabat Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Jawa Timur, diantaranya Gubernur Jawa Timur diwakili Kepala Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Provinsi Jawa Timur, Drs. Ec. Jonathan Judyanto, MMT, Kapolda Jawa Timur diwakili AKBP Fadly Munzir Ismail, Analis Kebijakan Muda Bidang PID Bid Humas Polda Jatim, Pangdam V Brawijaya diwakili Mayor Eko Pendam V Brawijaya, Danrem Bhaskara Jaya diwakili Dandim 0831/Surabaya Timur, Letkol Inf Lukman Hakim, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jatim, Ir. Eddy Santoso, MM diwakili Kasi. Sumber Daya Komunikasi Publik, Eko Setiawan, S.I.Kom, M.Med.Kom, serta 178 undangan lainnya dari anggota PJI, Jajaran Kepolisian, TNI maupun Pemerintahan.

Jentar Sitinjak selaku Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa PJI sebagai wadah pemersatu yang menyatukan para rekan-rekan Jurnalis atau Wartawan dari berbagai media Cetak, Onlain dan Elektronik yang ada di seluruh Indonesia. Sebagai Jurnalis harus bisa mengoreksi diri sendiri agar lebih dewasa serta menjadi yang Proposional dan Profesional. Agar Jurnalis menyampaikan informasi yang akurat dan pertanggung jawab.

Jentar Sitinjak sekaligus Humas PJI menambahkan menyampaikan terima kasih kepada semua anggota PJI atas kerjasamanya. Perayaan Ulang Tahun tidak hanya dilihat dari suatu kemeriahan acaranya namun ketulusan untuk mengucap syukur. "Di masa mendatang seluruh anggota PJI lebih Kompak lagi,"pinta Jentar

Gubernur Jawa Timur melalui Kepala Bakesbangpol Provinsi Jatim, Drs. Ec. Jonathan Judyanto, MMT mengingatkan pada intinya para Jurnalis agar dalam melakukan pemberitaan selalu sejuk, karena Pena Jurnalis itu tajam. Pemerintah mengajak para jurnalis untuk memahami wawasan kebangsaan sebagai pemersatu NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), khususnya dalam waktu dekat ini dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada, Red), Pemilihan Presiden (Pilpres, Red).

Hal senada disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur melalui AKBP Fadly. Dalam amanat mengatakan, agar wartawan bekerja secara Professional, sebagaimana dalam Kode Etik Jurnalis serta menghindari pemberitaan yang bersifat “Hoax”. Tegasnya.

Dalam sambutan Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia Hartanto Boechori mengatakan dengan ada HUT Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) ke-19, sebagai meningkatkan Silaturahmi sesama anggota dan meningkatkan Kompetensi seluruh anggota. Kami akan menggelar berbagai event,"ujar pria yang akrab disapa Boechori.

Jurnalis sebagai Pilar keempat demokrasi, mempunyai fungsi sangat strategis dalam perjalanan peradaban dunia, khususnya bagi Bangsa dan Negara kita. Karena itu Jurnalis diharapkan bijak dalam karya-karya Jurnalistiknya. Jurnalis diharapkan berdemokrasi secara sejuk demi keutuhan NKRI. "Jurnalis sebagai Intelektual yang wajib tanggap dan tidak mengunggah berita hoax karena setiap informasi yang didapat, wajib diverifikasi terlebih dahulu,"amanat Boechori.
"Baru dapat disebut Jurnalis bila menjalankan amanat Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan menjalankan kode Etik Jurnalistik (KEJ). Harus dipertanyakan bila mengaku Jurnalis, namun mengunggah atau memberitakan hoax,"tegasnya.

Hartanto Boechori juga memaparkan sejarah berdirinya PJI dan berbagai karya PJI yang berdaya guna bagi Bangsa dan NKRI. PJI sejak awal memperjuangkan agar Undang-undang No. 40
Tahun 1999 tentang Pers diperlakukan sebagai Lex Specialis. Kalau dulu yang digunakan adalah KUHP,  tetapi sekarang di pakai Undang-Undang Pers. Boechori juga menjelaskan bahwa hanya Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) dibawah kepemimpinannya yang terdaftar resmi di Negara dan diakui Dewan Pers. Dalam kesempatan itu.

Boechori juga menyinggung tentang beberapa waktu lalu ada Pihak lain menggunakan nama Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), sesuai saran lisan maupun tertulis dari Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo panggil akrab Stanley, telah dilakukan somasi terbuka dan somasi surat kepada yang bersangkutan.

Setelah berbagai protokoler, makan bersama, dilanjutkan hiburan elekton plus pimpinan Ifan serta penyanyi Fia Mirada dan Nur Viandra, diselingi pembagian doorprize. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar