Konferensi Pers Polda Jatim Gelar Anev Kamtibmas Akhir Tahun 2017

Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Machmud Arifin, SH
didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, MA
Beserta Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Drs. Herry Sitompul, MH,
memberikan keterangan Pers
Surabaya, suryaindonesianew.com 
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menggelar Konferensi Pers memaparkan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas selama tahun 2017, merupakan wujud Transparasi dan Akuntabilitas Polda Jatim. Anev tersebut dilaksanakan di Ruang Semeru Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani No. 116 Surabaya, Jum'at (29/12/2017).

Konferensi Pers memaparkan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas selama tahun 2017, dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Machfud Arifin SH, didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, MA, Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Drs. Herry Sitompul, MH, dan dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Para Pimred, Kabiro, dan Asisten Teritorial, Asisten Personil, Kepala Penerangan Kodam, Wa as Intel.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Machfud Arifin, SH memaparkan pada Anev Kamtibmas akhir tahun 2017, sepanjang tahun 2017 angka Kriminalitas dari Pengungkapan Kasus mengalami Kenaikan sebesar 10,1% dari Pengungkapan Kejahatan Konvensional.

“Data bersifat Konvensional, untuk mengungkap Kasus di Jawa Timur hampir bisa terungkap, seperti pembunuhan Sopir Taksi Online di Perak, terungkap Taksi Online terbaru di Bangkalan. Tim dari Polda Jatim untuk bisa dapat terungkap 90% di Jawa Timur selesai,”ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH

Jika dibandingkan dengan tahun 2016, selama tahun 2017, Angka Kriminalitas di wilayah Hukum Polda Jatim mengalami penurunan secara Signifikan. Sedangkan penanganan perkara atau pengungkapan kasus mengalami peningkatan 10,1 Persen. Presentasi tersebut naik dibandingkan dengan tahun 2016. Pada tahun 2016, terdapat 64,01 Persen Perkara, sementara pada tahun 2017 terdapat 74,01 Persen Perkara.

Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH menjelaskan angka Kriminalitas ada penurunan yang Signifikan. Sedangkan penyelesaian Perkara ada peningkatan. Kapolda Jatim mengatakan Kasus Pidana umum, Kasus yang menonjol yaitu Pencurian dan Kekerasan, Pembunuhan, Begal. "Secara Umum di Wilayah Hukum Polda Jatim Aman dan Kondusif. Indikatornya tak pernah terjadi kerusuhan massal terutama menyangkut Sara,"jelas Kapolda.

Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH menambahkan mengenai Kasus Pidana Khusus mengalami Peningkatan dibanding tahun 2016 yakni 32 Perkara menjadi 64 Perkara, naik 100 Persen. Tim Saber Pungli menangani 95 Kasus, antara lain Kasus Ilegal Longging 4 Kasus dan Kasus Ilegal Minning 10 Kasus. Ungkap lain berhasil dilakukan Kasus Limbah Cair dan Oli Bekas termasuk Limbah Bahan berbahaya beracun asal Korea Selatan dan Kasus Benur. Kasus Narkoba ada peningkatan dibanding tahun 2016, bahwa Polda Jatim mengungkap dan menangkap Pelaku Narkoba 20 Kilogram Sabu-Sabu Di Depok, Jabar. Juga terungkap "Kasus Narkoba Sabu-Sabu banyak di Madura, hampir 50 Kilogram, jaringan Jakarta dan Kalimantan. Ganja dan Pil naik dari 3 Juta menjadi 10 Juta,"ungkapnya.

Aspek Lalu Lintas terjadi Kenaikan Kasus Kecelakaan. Di tahun 2016 terdapat 23.103 Kasus dengan Korban Meninggal Dunia 5,794 orang, Luka Berat 1.669 orang, Luka Ringan 29.272 orang. Tahun 2017 naik menjadi 24.196 Kasus dengan Korban Meninggal Dunia 5.346 Orang, Luka Berat 1.005 orang, Luka Ringan 31.885 orang. Laka Lantas ada Kenaikan Korban. Dalam hal ini menjadi Perhatian bagaimana ke depan Kapolres punya Inovasi Menekan Angka Laka Lantas. Faktor utama jalan dan Human Error,"pungkasnya.

Selain itu, berbagai tugas dan kewajiban mulai menanti Kedua Institusi Keamanan di Jawa Timur. Usai berhasil menjaga Kondusivitas Wilayah di wilayahnya, kini Kedua Petinggi TNI-Polri Jawa Timur berupaya untuk memfokuskan diri terhadap beberapa hal yang nantinya akan menjadi tanggung jawab Kedua Instansi tersebut.

Lanjut Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH bahwa secara umum Wilayah Jawa Timur masih dalam Kondisi Aman dan Kondusif. “Tidak pernah ada. Bahkan, pertumbuhan ekonomi juga bagus. Bisa melebihi Nasional, seperti yang disampaikan oleh para pakar,”kata Kapolda Jawa Timur usai menggelar Anev Kamtibmas di Mapolda.

Dirinya menambahkan, dalam menghadapi tugas dan kewajiban ke depan, institusinya tak sendiri. Namun, terdapat Institusi lainnya yang siap mem-back up Kinerja seluruh Personelnya dalam melakukan upaya Keamanan dan Pengamanan. "Kita tidak sendirian. Nanti kita akan di Back Up oleh Kodam Brawijaya. Semua Persiapan dan Skenario Pengamanan sudah kita persiapkan,”terangnya.

Sementara itu, sehubungan dengan hal tersebut, Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, MA menegaskan jika dirinya akan mendukung Kinerja Polri dalam rangka meningkatkan pengamanan di Wilayah Teritorialnya menjelang Pilkada tahun depan. “Untuk tahun 2018, pada prinspinya Kodam Brawijaya akan memberikan dukungan penuh,”ujarnya.

Dalam upaya itu, selain menyiagakan seluruh personelnya untuk mem-back up Kinerja Polri, Mayjen TNI Arif Rahman, MA juga menghimbau seluruh Prajuritnya untuk bersikap Netral dalam Ajang Pilkada di Jawa Timur tahun mendatang. "TNI Netral. Saya tegaskan lagi, TNI bersikap Netral dalam mengawal Pilkada di Jawa Timur,”tegas Pangdam V/Brawijaya.

Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada seluruh Jajarannya atas Kinerja selama tahun 2017.  Selain itu Kapolda juga mengimbau agar masyarakat senantiasa mencermati Kondisi Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) di tahun mendatang. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar