JIMMY D. IJIE : SIAP TERIMA TANTANGAN DIRUT RSUD KABUPATEN SORONG

Jimmy D. Ijie, SH
Sorong, Surya Indo/Berita Lima
Anggota Komisi II DPR - RI, Asal Sorong Papua Barat Jimmy D. Ijie, SH siap menerima tantangan yang disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sorong, dr.Jerry Nikkijuluw terkait dengan statemen yang termuat di Koran dan Televisi lokal di Kota Sorong.

Saya suka dan senang jika Direktur RSUD Kabupaten Sorong menentang saya untuk membuktikan statemen saya di Koran, Media Online dan Televisi Lokal. Saya sudah siap biar kita buka bukaan saja agar supaya semua bisa terang benderang dan biarlah Masyarakat yang menilai siapa yang bekerja benar dan siapa yang kerja tidak benar diatas negeri  ini," terang Jimmy ketika dikonfirmasi awak media di salah satu hotel dikota Sorong, 8/12/2017.

Lanjut Jimmy sapaan akrab pria Papua yg berkapasitas sebagai anggota Komisi II DPR - RI Dapil Papua Barat ini mengatakan bahwa, saya mempunyai tugas untuk megoreksi Kinerja Manajemen RSUD Kabupaten Sorong, bukan merasa benci atau untuk mencari kesalahan, akan tetapi guna perbaikan Manajemen yang bobrok.

Beliau mengingatkan bahwa angka kematian orang papua setiap harinya meningkat, hal ini kita lihat dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditunjukan pada sorong dalam angka, Papua Barat dalam angka selalu ada peningkatan dan rumah sakit adalah salah satu penyumbang orang Papua karena kurangnya pelayanan terhadap masyarakat, setelah bertemu dengan direktur rsud, saya mendapat informasi bahwa rumah sakit kekurangan tenaga doktet ahli, setelah mendapatkan data seperti itu datanglah beberapa orang penting didalam rumkit yang memberikan informasi bahwa itu karena bobroknya manajemen rumkit.

Yang sangat disayangkan lagi dokter yang memegang teguh sumpah Socrates Keselamatan Nyawa Manusia (Pasien) diatas segala galanya justru tidak menempatkan rumah sakit sebagai pusat pelayanan dan data yang saya terima juga dari orang penting," terang Jimmy.

Jadi jika tidak menerima dan merasa  dirugikan, silajkan saja buat laporan pencemaran nama baik pada polisi, dan sy tidak pernah menuduh dirinya (Direktur RSUD) korupsi, tetapi saya mengatakan terindikasi, bukan berarti Direktur itu bersih.

Menurut Jimmy, bahwa Ada catatan lain yang kami miliki jikalau mau buka bukaan silahkan biar kita buka bukaan saja sekalian. Bahkan saya menantang agar membuat laporan polisi tentang pencemaran nama baik dan saya akan hadirkan barang bukti yakni saksi saksi, karena mereka yang menjalani dan mengalami seperti hak hak mereka tidak diselesaikan dengan baik, adanya diskriminasi didalam internal terkait tenaga kerja didalam rumah sakit," jelasnya.

Kemudian bagaimana saya bisa melihat saudara saudara'ku orang Papua mendapat pelayanan kesehatan yang baik dan juga berkualitas untuk menyelamatkan nyawa atau kesehatan mereka jika medis dan juga para medis kesejahteraan serta hak hak mereka tidak diperhatikan dan diselesaikan dengan baik, apa benar BPJS dalam menyelesaikan hak dari rumah sakit dibayar cicil, oleh karena itu kita haru Cross Chek ini apa benar.

Seorang direktur rumkit tidak bekerja, tidak menangani pasien tetapi penghasilannya mencapai 500 juta pertahun, itu kerjanya apa..? Lalu dokter spesialis yang ada ini tidak mendapat upah yang baik dan bahkan upah perawat, mantri penghasilannya lebih rendah dari Satpan/Security, jadi kalau mau bikin rame sy tanyang, kita bikin rame sekalian anda bersih," tegasnya.

Kami bertanya mengapa jasa medis dan para medis dipakai untuk kepentingan administrasi dan pelayanan dalam rum'kit padahal sudah 60 %, dan wajib untuk administrasi dan pelayanan, mengapa mengambil hak medis dan para medis 40 % itu lagi, ini tidak logika atau tak masuk akal, kalau tak punya uang mengapa direktur memberangkatkan orang orang stuy banding ke tempat lain dan yang berangkat juga adalah koleganya saja, makanya saya suka buka debat di Televisi biar rakyat menilai atau kita debat saja di lapangan hockey dan kita buka bukaan disitu biar masyarakat menilai," pungkas Jimmy. (Sammad. Surya Indonesia/Jason.Berita Lima )
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar