Bandar Udara Rendani Manokwari Tahun Anggaran 2017

KA. UPBU Rendani : Program Kegiatan Kerja 2017 Tinggal Finishing, Selesai Tahun Ini Dan UPBU juga Siap Antisipasi Arus Mudik

Kepala Unit Penyelengara Bandar Udara Kelas II Rendani Manokwari,
Wahyu Anwar, S.SiT
Manokwari, Surya Indo
Program Kerja Tahun Anggaran 2017 mencapai akhir kegiatan tinggal finishing saja dan selesai sebelum akhir tahun.

Kepala Unit  Penyelengara Bandar Udara kelas II Rendani Manokwari, Wahyu Anwar, S.Sit. Ketika ditemui Wartawan SI diruang kerjanya mengatakan untuk program kegiatan kerja Bandar Udara Rendani tahun anggaran 2017 ini hanya satu kegiatan pekerjaan modal yang kita lakukan yakni Pekerjaan Pagar Bandara, boleh dikata hampir rampung tinggal lainnya yg kecil kecil  saja dan akan selesai sebelum akhir tahun ini.

Lanjut Wahyu Panggilan akrap pria yang selalu siap diwawancarai ini menambahkan, terkait arus mudik kita tetap stand by seperti biasanya dalam setiap tahun, meskipun yg saya kira tidak ada yang terlalu menonjol dalam hal arus mudik ditahun ini, akan tetapi kami siap menjaga atau mengantisipasi jika tiba tiba terjadi kelonjakan penumpang, kami telah menyediakan Posko karena biasanya setiap hari hari mudik kita selalu sediakan Posko sudah sejak hari minggu kemarin dan hari senin 18/12/2017 sdh mulai berjalan, Dalam Rangka arus mudik ini juga ada satu Airlines waktu itu mengajukan permohonan Slod Time untuk penambahan Armada yakni Penerbangan Ekstra (Flayed Extra) dan untuk lain lainnya tetap stand by sperti hari hari biasanya, Terangnya.

Ketika disinggung lainnya terkait kendala bandar udara dalam hal pembangunan dan juga termasuk hubungan kerjasama dengan Pemerintah daerah baik Pemkab maupun Prov, Beliau katakan tidak ada kendala, kami selalu berkordinasi baik dengan pemerintah daerah baik kabupaten dan juga provinsi, hanya memang kami punya rencana untuk kedepannya mau mengembangkan bandara ini salah satunya termasuk perpanjangan landasan pacu.

Kemudian rencana membangun gedung terminal bandara yang kebih besar dari yang ada sekarang, karena yang sekarang ini sudah sangat sempit, jadi ada dua faktor yang memang harus didahulukan tentang dua kegiatan tersebut, kalau untuk perpanjangan landasan kita butuh  pembebasan lahan dan itu sudah dianggarkan oleh pemda setempat, mudah mudahan tahun ini sudah dapat diselesaikan dan jika belum mungkin diawal tahun depan dapat terealisasikan.

Selanjutnya menurut Kabandara setelah lahan siap baru kami berani mengusulkan selama lahan itu masih belum dibebaskan atau belum ada kepastiannya serta belum ada penyerahan kita tidak berani mengusulkan ke pemerintah pusat, kemudian berikutnya rencana pembangunan gedung terminal itu juga kami butuh dukungan serta bantuan dari balai jalan nasional karna mungkin dana APBD tidak mampu maka kami butuh dukungan dan berharap APBN dalam hal ini Balai Jalan Nasional XVII Manokwari dapat membantunya.

Kami juga tidak bisa mengusulkan pembangunan gedung terminal sebelum jalannya dibuat, kenapa seperti itu..?  Karna pembangunan  gedung terminal yang baru nantinya beeada diatas jalan, untuk itu kami minta dibuat jalan yang baru dan setelah itu baru kita bisa mengusulkannya, kami tidak berani mengusulkan sebelum jalannya jadi.

Ini sudah beberapa kali kami sampaikan bahwa gedung terminal kita yang ada itu sangat kecil, boleh dibilang 1/7 dari luasnya terminal Bandara DEO Sorong, gedung kami ini luasnya 1920 meter persegi tak sampai 2000, sementara gedung terminal Deo Sorong 13.700 meter persegi kurang lebih beda 7 kali lipatlah, kami berharap kedepan karena Manokwari Ibukota Provinsi semakin hari semakin ramai penerbangan jadi kami harapkan juga bisa segera membangun gedung terminal yang nantinya bisa memadai seperti di daerah daerah lainnya.

Panjang landasan Bandar Udara Rendani Manokwari 2000 meter dan lebarnya 45 meter, Kalau dibilang ideal ini belum termasuk ideal, makanya kita berharap untuk kedepannya kita bisa perpanjang landasan, memang untuk perpanjang itu minimal 300 meter seperti yang disampaikan dalam tahap awal kemarin supaya bisa membantu untuk pendaratan, kalau hanya 100 meter itu terlalu tanggung, berhubung Pemda setempat akan membebaskan lahan tersebut maka akan ditambah 300 meter landasan dan 150 meter daerah sefty."tutupnya. (S.SI).
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar