Mutasi Pejabat Pemda Gresik Dilakukan Kembali Bupati Sambari

 
Gresik, Surya Indo
Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si kembali melakukan mutasi atau pergeseran posisi jabatan sejumlah Pejabat Eselon II di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (14/11/2017).

“Bupati Sambari mengatakan percaya para pejabat diposisi baru akan melaksanakan tugas dan bertanggung jawab,”ujarnya di sela pengambilan sumpah janji, pelantikan dan serah terima jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas.

Nama-nama pejabat eselon II yang dilantik yaitu Drs. Mulyanto, MM sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gresik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Sedang Ir. Agus Mualif, M.Si sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gresik.

Kemudian, Drs. Hermanto T.H Sianturi menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Gresik. Sedang Ir. Sumarno, MMA menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Gresik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik.

Selain pejabat eselon II, Bupati Sambari juga melakukan mutasi pada pejabat eselon III setingkat Kepala Bidang atau Sekretaris Dinas dan eselon IV setingkat kasi di lingkungan Pemkab Gresik.

Hal tersebut dilakukan Bupati Gresik, H. Sambari Halim Radianto, sebagai suatu jawaban atas Kinerja Aparaturnya. Dirinya mengatakan bahwa Mutasi Pejabat Pemkab kali ini merupakan upaya memaksimalkan Kinerja seluruh Instansi.

“Para pejabat harus memenuhi Kredibilitas dan Mumpuni di Bidangnya. Dan yang paling penting adalah mau dan mampu melaksanakan tugasnya,” pungkas Bupati Sambari.

H. Sambari pun mengklaim bahwa proses pelantikan itu dilakukan secara terbuka dan transparan. Karena itu, Bupati H. Sambari meminta agar semua pihak saling berkolaborasi guna menjaga Kondusifitas. Para Abdi Negara juga dituntut untuk bekerja secara Professional dalam menciptakan trobosan-trobosan.

“Semua kami lakukan transparan dan terbuka, tidak ada Unsur Jual Beli Jabatan yang selama ini diberitakan oleh Media Massa. Semua usulan dari Baperjakat (Badan Perimbangan Kepangkatan dan Jabatan. Diharapkan setelah menempati Jabatan yang baru, mampu melaksanakan tugas-tugas dengan baik dan mampu menciptakan terobosan-terobosan menuju Gresik Semakin Baik,”katanya. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar