Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) MONITORING DAN EVALUASI

Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Di Wilayah Meepago Provinsi Papua
(Paniai, Nabire, Mimika, Deiyai, Dogiyai Dan Intan Jaya)
Enarotali, 21 November 2017. 

Enarotali, SuryaIndo
Ramdhani Bagian Kedeputian Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat diwawancarai awak media 21/11/2012 Mengatakan bahwamana maksud dan tujuan daripada kegiatan Monitoring dan Evaluasi yang dilaksanakan ini adalah penindakan atau tindak lanjut redaksi yang telah ditandatangani oleh seluruh kepala daerah yang berada di Papua.

Menurut Ramdhani yang berkapasitas sebagai anggota KPK ini menjelaskan, pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Diikuti oleh 6 daerah yakni Kabupaten Nabire, Mimika, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya dan Kabupaten Paniai sebagai tuan rumah.
ada 2 gelombang yang pertama 9 daerah Kabupaten Kota dan yang kedua 20 daerah di Papua. Tujuan daripada itu sasarannya adalah terkait dengan program pemeriksaan korupsi terintegrasi, jadi kami mengusulkan redaksinya ada beberapa poin yang harus direalisasikan oleh masing masing Pemda, misalnya salah satu poin kita menerapkan pleaning dan ebageting kemudian untuk PBJ kita melakukan yang sama yakni ada beberapa kriteria yg disampaikan ke redaksi dan masing masing itu harus terrealisir atau direalisasikan.

Ada beberapa tahapan target yang harus dicapai oleh masing masing Pemda, misalnya dibulan ke-9 dan nantinya pada bulan berikut targetnya harus dicapai, artinya secara kontinyu yakni melalui tahapan karena perubahan itu tidak segampang atau semudah membaikan telapak tangan hingga semuanya dilakukan secara bertahap.

Dengan adanya program ini harapan kami KPK korps bisnisnya adalah pencegahan dan pemberantasan korupsi, contohnya hadline adalah suatu aplikasi dimana perencanaan dan penganggaran adalah satu paket serta satu rangkaian kegiatan apklikasi,
apa yg dilakukan dan apa yang direncenakan,
yang direncanakan itulah yang harus dilakukan,
Tidak mungkin dilakukan tanpa perencanaan, misalnya tiba tiba ada kegiatan proyek disini tanpa perencanaan sebelumya.

Itulah harapan kami dalam hal pencegahan korupsi, kami berharap dengan adanya Monitoring dan Evaluasi kegiatan ini semoga semuanya dapat berjalan dengan baik hingga kita semua dapat mencegah terjadinya kesalahan administrasi yg akan berdampak pada tindak pidana korupsi (Tipikor), karena sesungguhnya korupsi menyengsarahkan masyarakat bangsa dan negara.Tandasnya.

Ditempat yg sama Pemerintah Daerah Kabupaten Deiyai melalui Sekda Marthen Ukago, SE. M.si, mengatakan dalam kegiatan Rencana aksi program ini sepanjang republik kita menginginkan penegakan ini terus berjalan, kami minta supaya bila perlu kalau Kabupaten menawarkan pokja ini untuk tidak usah dulu karena dengan berbagai alasan kami dari Pemerintah Kabupaten Deiyai menginginkan itu tidak boleh terjadi, kalau didaerah lain dan dijakarta sudah di terapkan apa salahnya jika diterapkan juga di Papua, tidak ada kata ketertinggalan Papua dengan daerah daerah lainnya.
Dengan demikian kami berharap agar supaya kedepannya Monitor dan Evaluasi lebih diperketat lagi sehingga bagi masing masing kabupaten bisa menerapkan inu tanpa ada alasan apapun.
Masyarakat mengevaluasi kinerja Pemerintahan, masyarakat juga menilai kinerja pemerintah bahwa sering masyarakat nilai Provinsi Papua tidak berhasil, tidak berhasilnya Provinsi Papua ini karena pejabatnya itu sendiri yg bertugas di Provinsi Papua.
Oleh karena itu kami berharap kepada KPK agar supaya jika ada pejabat yang menyalahgunakan kewemenangan ditindakan tegas dan bila perlu harus ada langkah langkah tindak lanjut sehingga kedepannya Provinsi Papua ini sama dengan berhasilnya provinsi yang lain.
Kami sangat mendukung progam kegiatan ini serta memberikan apreseasi kepada KPK dengan adanya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi karena masyarakat juga merindukan hal ini, apapun yang telah kami sampaikan untuk tindakan 11 pokja barangkali akan menjadi catatan perhatian kami serta menyamakan visi misi sama seperti yg diharapkan KPK. Pungkas Sekda. (Sammad)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar